News

Sikapi Aksi Teror PT. Tiran, Ketua PB HMI Tempuh Jalur Hukum

Sikapi Aksi Teror PT. Tiran, Ketua PB HMI Tempuh Jalur Hukum

Keterangan Gambar : Ketua Bidang Pembangunan Energi, Migas dan Minerba PB HMI, Muhamad Ikram Pelesa.

Menyikapi aksi teror PT. Tiran Mineral terhadap dirinya, Ketua Bidang Pembangunan Energi, Migas dan Minerba PB HMI, Muhamad Ikram Pelesa memastikan akan menempuh jalur hukum.

Menurutnya, tindakan perusahaan milik mantan Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman itu, melalui Humas Tiran Grup, La Pili sudah terlalu jauh hingga menyentuh ke hal privasinya yakni mendatangi kedua orang tuanya, hingga melakukan intervensi melalui mertuanya.

Ikram menegaskan, apa yang dilakukan pihak PT. Tiran Grup merupakan upaya pembungkaman dan gratifikasi terhadap dirinya, agar sorotan terhadap dugaan ilegal mining PT. Tiran Mineral di Kabupaten Konawe Utara (Konut) yang saat ini getol disuarakan PB HMI dihentikan.

Sehingga, Ikram memutuskan untuk menempuh jalur hukum, karena dirinya merasa telah diteror pihak PT. Tiran.

“Saya sudah berkonsultasi dengan pengacara saya, dan malam ini kami sedang rampungkan semua hal yang mendukung rencana pelaporan kami ke kepolisian,” ujar mantan Ketua Ippmik ini, saat ditemui awak media, di salah satu restoran di Kota Kendari, Selasa (19/10).

Selain itu, Ikram juga meminta Humas PT. Tiran Mineral, La Pili untuk kembali mengambil paket bingkisan yang telah ditanggalkan di kediaman orang tuanya.

“Saya minta Pak La Pili segera mengambil kembali bingkisan yang telah ditanggalkan di kediaman orang tua saya, tolong jangan jadikan keluarga saya sebagai alat untuk mengintervensi sorotan PB HMI atas dugaan ilegal mining PT. Tiran Mineral,” tegasnya.

Ikram menambahkan, persoalan PT. Tiran Mineral telah menjadi rekomendasi prioritas dalam daftar inventaris masalah (DIM) yang telah di publikasikan melalui ekspose nasional tata kelola energi, Migas dan Minerba september lalu. Sehingga pihaknya berkewajiban untuk mengawal persoalan tersebut.

About Author

admin