Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Muna, AKBP Mulkafin mengatakan, bahwa pihaknya berhasil menangkap lima terduga pelaku tindak pidana peredaran dan penyalagunaan Narkoba.

Dari lima orang yang ditangkap, lanjut Kapolres, pihaknya hanya mengamankan tiga pelaku, karena dua diantaranya masih di bawah umur.

Kapolres juga menyebutkan, lima prnah tersebut ditangkap di tempat yang berbeda.

Selanjutnya, Kapolres Muna menyebutkan, pelaku HD (43) yang diamankan Satres Narkoba bermula dari penangkapan AM (16) dan JZ (16) di Pelabuhan Feri Tampo, Kecamatan Napabalano sekitar pukul 21.00 Wita, pada tanggal 16 Januari 2022 lalu.

Dari penangkapan tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan satu bungkus sabu di dalam saku celana AM.

“AM dan JZ mengakui barang tersebut pesanan atau dibeli oleh HD. Atas dasar itulah tim kami menggeladah rumah HD di Jalan Jenderal Sudirman, dan ditemukan barang bukti yang ada kaitannya dengan penggunaan Narkoba,” ungkap Kapolres, Senin 7 Februari 2022.

Lebih lanjut, AKBP Mulkafin menjelaskan, pihaknya juga mengamankan UR (26). Penangkapan tersebut bermula dari hasil penyelidikan. Awalnya, aparat kepolisian menerima informasi bahwa UR sering melakukan transaksi Narkoba jenis sabu.

Ditambahkannya, pada Kamis 27 Januari 2022 sekitar pukul 10.30 Wita, tim Satres Narkoba berhasil menangkap UR di Jalan Laode Ipa, Desa Motewe, Kecamatan Lasalepa, dengan barang bukti yang disimpan dalam bungkus rokok berisi satu sachet bubuk kristal yang diduga sabu.

Kemudian, aparat kepolisian melakukan penggeledahan di rumah UR yang terletak dijl Jalan Made Sabara yang disaksikan langsung oleh Lurah Laiworu, Kecamatan Batalaiworu.

Dalam penggeledahan itu ditemukan dompet berwarna hitam, di dalamnya berisi 31 sachet kecil yang diduga sabu 6 sachet kosong, uang sejumlah Rp496 ribu yang diduga hasil penjualan, dua buah handphone yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi saat melakukan tindak pidana Narkotika.

Selanjutnya, tim Satres Narkoba Polres Muna juga menangkap BS (27). Awalnya, aparat kepolisian menerima informasi bahwa BS akan melakukan transaksi Narkotika, pada Jumat 4 Februari 2022.

“Aparat yang menerima informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan terhadap BS dan sekitar pukul 22.00 Wita bertempat di Jalan By Pass, depan Masjid Al Munajat. Setelah dilakukan penggeledahan atau pemeriksaan badan, ditemukan 10 sachet bubuk kristal yang diduga sabu yang disimpan di dalam bungkus rokok,” jelasnya.

Adapun total barang bukti yang diamankan sebanyak 23,12 gram sabu, 48 sachet kecil berisi sabu. Sedangkan pasal yang disangkakan yakni pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat empat tahun paling lama 12 tahun.

 

(alwan/m3)

About Author

admin